Sabar dan ikhlas dua kata tersebut mudah diucapkan tetapi sukar untuk di lalui. Pengalaman saya mengenai sabar dan ikhlas adalah pada saat saya ingin masuk ke perguruan tinggi negri saya ingin sekali masuk perguruan tinggi negri di Jakarta, namun kenyataannya berbeda setelah melalui beberapa test masuk baik serentak seluruh Indonesia sampai ujian masuk yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi tersebut. Awalnya saya optimis untuk masuk perguruan tinggi negri dengan mengikuti SNMPTN ternyata pada saat pengumuman kelulusan saya dinyatakan tidak lulus disitulah saya merasa harus sabar tetapi saya belum ikhlas. Akhirnya saya mengikuti test selanjutnya dengan optimis dan keraguan saya mengikuti tes itu. Dan lagi lagi pada saat pengumuman kelulusan saya kembali di nyatakan tidak lulus kembali saya harus sabar dan lagi lagi pun saya masih belum ikhlas dengan kenyataan yang saya hadapi. Kemudian saya ikut tes dalam masuk perguruan tinggi negri di Jakarta dengan perjuangan susah daftar online serta harus bolak balik Jakarta Depok saya berpikir mungkin dengan perjuangan ini saya bisa masuk perguruan tinggi negri tersebut. Dan kenyataan pun berakata lain saya tidak lagi lulus dalam tes tersebut. Dalam kejadian tersebut saya sabar dan mulai mengikhlaskan apa yang sudah terjadi.
Akhirnya setelah ikhlas dan sabar saya mendaftar ke perguruan tinggi swasta. Mungkin karena kesabaran dan keikhlasan saya dan jalan dari Yang Maha Kuasa setelah masuk perguruan tinggi swasta ini saya mendapatkan teman teman dan sahabat sahabat yang baik. Pada dasarnya manusia bisa berencana dan berusaha tetapi pada akhirya Tuhan yang menentukan. Pada saat rencana kita dan usaha kita tidak terpenuhi disitulah kita harus sabar dan ikhlas karena jika sabar dan ikhlas kita akan merasakan indahnya apa yang akan di tunjukan oleh Tuhan buah dari saba dan ikhlas yang telah kita lewati. Sabar dan ikhlas juga bisa menenangkan hati yang gelisah. Ada ayat dalam Al Qur’an Sesungguhnya sesudah kesulitan pasti ada kemudahan dan DIA akan memberikan jalan yang terbaik. Maka haruslah kita memiliki rasa sabar dan Ikhlas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar